Ternyata Inflasi Baik bagi Perekonomian?? Berikut Data dan Informasinya.

Ternyata Inflasi Baik bagi Perekonomian?? Berikut Data dan Informasinya.

Inflasi dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat sehingga membuat permintaan akan barang dan jasa naik, atau karena naiknya upah pegawai sehingga memicu permintaan juga naik atau biasa disebut dengan demand pull inflation. Juga ada penyebab lain yaitu cost push inflation atau dorongan biaya produksi.

Adakah Inflasi yang Baik Bagi Ekonomi?

Tidak selamanya inflasi menimbulkan dampak yang negatif terhadap perekonomian. Inflasi akan merugikan jika dalam tingkat yang tinggi dan tidak stabil. Sedangkan inflasi yang rendah dan stabil menggambarkan bahwa roda perekonomian tengah berjalan. Mengapa demikian?

Inflasi menggambarkan tingkat daya beli atau konsumsi masyarakat terhadap suatu barang atau jasa, keadaan inflasi dianggap lebih baik daripada deflasi. Mengapa demikian? Jika saja indonesia mengalami deflasi atau penurunan harga barang yang terjadi secara terus menerus, maka artinya penawaran akan barang tersebut mengalami penurunan. Bisa juga disebabkan oleh menurunnya jumlah uang yang beredar di masyarakat. Jika penawaran turun dan harga barang menjadi turun, maka proses produksi juga akan menurun sehingga menimbulkan dampak yang berkesinambungan.

Inflasi yang baik bagi perekonomian adalah yang didorong oleh adanya kenaikan permintaan oleh masyarakat atau biasa disebut dengan demand pull inflation. Kenaikan permintaan artinya pendapatan masyarakat mengalami peningkatan sehingga memicu masyarakat untuk menaikkan konsumsinya, dengan naiknya permintaan maka akan meningkatkan pula produksi barang dan jasa sehingga roda perekonomian akan tetap berputar. Namun, yang perlu diingat sekali lagi adalah inflasi akan menjadi baik jika terjadi dalam tingkat yang rendah dan stabil.

Namun, kebaikan inflasi ini hanya berlaku dalam jangka pendek saja, dalam jangka panjang tentu akan menimbulkan banyak kerugian. Misalnya saja dengan uang Rp 10.000 pada sepuluh tahun yang lalu kita bisa membeli berbagai macam barang atau makanan, namun kini kita hanya bisa membelanjakan uang dengan nominal yang sama hanya untuk satu jenis barang saja.

Inflasi di Indonesia

Jika dilihat dari sisi tiap barang dan jasa menurut kelompok pengeluaran maka inflasi tertinggi ada di jenis barang berupa pangan, sedangkan transportasi mengalami deflasi. Inflasi terjadi di negara-negara yang sedang berkembang karena untuk memicu roda perekonomian agar tetap berputar misalnya saja di Indonesia. Sedangkan deflasi terjadi pada negara-negara yang sudah maju seperti Jepang dan China.

Inflasi tentu saja dapat dikendalikan, pihak yang bertugas akan hal ini adalah pemerintah melalui berbagai kebijakannya. Kebijakan utama yang dilakukan pemerintah untuk mengendalikan inflasi adalah kebijakan moneter seperti kenaikan suku bunga, pengaturan jumlah uang yang beredar, serta pengaturan cadangan devisa negara. Bukan hanya melalui kebijakan moneter, namun inflasi juga dapat dikendalikan melalui kebijakan fiskal atau bahkan kombinasi kedua kebijakan tersebut.

BikinPenasaran.com - Perkembangan IHSG 2018

 

Bisakah kita mengendalikan inflasi?

Tentu saja, caranya adalah dengan menerapkan prinsip belanja bijak kepada diri sendiri. Hindari membeli barang-barang yang tidak kita butuhkan, selain untuk pengendalian inflasi juga untuk menghindari barang terbeli dengan sia-sia tanpa terpakai.

About The Author

“Allah masih mencintai anda jika masih banyak cobaan dan tantangan hidup yang datang menghampiri anda. Allah percaya bahwa anda mampu melaluinya, maka jagalah kepercayaan itu”

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *